Rumah Ke – 2

Rumah ke Dua

Termenung hanya dalam angan
membaca wujud yang yang tak nampak
Butiran air berselancar
menggenangi pori-pori yang telah mengkerut

Duduk bersimpuh yang terlaksana
menadahkan jemari mengaharap iba
Isak tangis pun teriring
melisankan sebuah do`a

Tua renta
menyadarkan akan rumah ke dua
berbekal selimut putih
Menghadap Dia yang mencipta